Minggu, 29 Januari 2012

"Puisi Cinta Part I"

Detik pertama. . . . .
Kau tatap nanar bola mataku, menelisik binar-binar indah, mendalam. . . . .


Detik kedua. . . . .
Kau sentuh mesra tanganku, Kau genggam erat, seakan tak ingin lagi dilepaskan. . . . .


Detik ketiga. . . . .
Kau usap lembut pipiku, bibirku, mengisi ruang hampa dihatiku, indah. . . .


Detik keempat . . . .
Kau angkat daguku, kau dekatkan bibirmu, kecup aku, mesra. . . .


Detik kelima. . . keenam. . . .ketujuh . . . .
Kita bercumbu . . . menikmati harmonisasi nafas kita. . . pacu detak jantung kita. . .


Detik kedelapan. . .
Kau lepaskan cumbumu, memelukku erat, dingin. . . .


Detik kesembilan. . .
Kau elus rambutku. . . punggungku, masih saja dingin. . .


Detik kesepuluh. . . .
Kau kecup keningku, dingin, melunturkan sensasi 9 detik sebelumnya. Kau pergi. . dan tak lagi mengingatnya. . .



Terima kasih untuk 10 detik terindah. . .

Meskipun kau telah menghancurkan cintaku. . .
Aku akan tetap mencintaimu dengan kepingan-kepingan yang tersisa. . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar